Kearifan Masyarakat Muna Terhadap Lingkungan


Masyarakat Muna memiliki kearifan lingkungan yang memandang bahwa dalam hidup ini manusia terikat dengan lingkungannya sebagai suatu system makrokosmos. Alam flora dan Fauna dipandang sebagai bagian dari sistem makro kosmos bersama-sama dengan manusia. Alam yang lain di sekitar manusia juga mempunyai hak dan kewajiban serta peranan masig-masing. Karena itu manusia harus bersahabat dengan kehidupan lain dan tidak boleh sewenang-wenang terhadap alam lingkungannya. Untuk itu masyarakat Muna mempunyai nlai-nilai sendiri dalam mengatur pola hubungan antara manusia dengan alam sekitaranya yang diatur dalam norma adat.
Masyarakat muna dilarang sewenang-wenang terhadap lingkungan karena itu dianggap melanggar norma-norma adat. Pohon-pohon tidak boleh ditebang tanpa aturan karena disana ada kehidupan gaib berupa roh-roh. Demikian pula binatang dan benda-benda tertentu.
Salah satunya apa yang disebut dengan KASASI yaitu areal hutan baik yang sudah pernah diolah maupun yang belum, dilarang untuk diolah atau diolah kembali kecuali atas seizing SARANO WITE (Pemerintahan Pusat Kerajaan). Tujuannya, melindungi habitat satwa liar seperti rusa, kerbau, sapi ayam hutan dan lebah. Masyarakat sangat takut melanggar norma-norma adat ini karena hutan dianggap memiliki kekuatan spritual.
Orang Muna mengakui kehadiran roh-roh halus dilingkungannya, manusia harus selalu berkomunikasi dengan mereka. Sarana komunikasi tersebut dilakukan melalui sarana Upacara, baik upacara kelahiran, kematian, kegiatan pertanian yang bersifat permohonan , penyampaian rasa syukur, maupun permintaan berkah dan lain-lain.
Dalam perladangan misalnya dari pembukaan hutan sampai kepada pasca panen tidak kurang dari 10 jenis upacara adat yang harus dilakukan secara adat oleh semua petani. Jika ada dilanggar, roh-roh halus akan masuk, dan dapat mengakibatkan bencana berupa gagal panen, sakit-sakitan, bahkan bisa menimbulkan kematian. Sangksi terakhir terhadap pelanggaran norma adat jelas dan cepat akan mendapatkan hukuman dari roh-roh halus berupa penyakit dan penderitaan hingga mati, Sumber ; (Prof. La Ode Abdul Rauf dikutif dari Redclife-Brown In Solomon, 1965: 951).
Selain KASASI, masyarakat muna juga mengenal adanya SANGIA. SANGIA yaitu suatu areal/ kawasan terlarang bagi manusia untuk melakukan segala bentuk aktifitas baik bercocok tanam, menebang kayu sampai pada membunuh hewan yang ada disekitar areal/ kawasan tersebut. Bahkan dilarang masuk dalam kawasan tersebut.
Masyarakat Muna dalam menetapkan suatu areal/kawasan sebagai SANGIA biasanya pada aral/kawasan yang memilki hutan/pohon yang masih memiliki hutan yang lebat atau pada kawasan penyangga air atau daerah yang kemiringanya diatas 30o. Hal ini berhubugan dengan keyakinan masyarakat bahwa didaerah seperti itulah sering dihuni oleh roh-roh halus. Olehnya itu siapa yang melanggar larangan yang ditetapkan akan mendapatkan bala yang dapatmenimbulkan kematian atau kegilan.
Walaupun tidak ada sanksi kecuali hal-hal yang mistis tersebut, namun masyarakat muna akan mematuhinya, sebab masyarakat meyanikini orang-orang yang menetapkan kawasan tersebut memiliki kearifan yang tinggi dan memiliki rasa keadilan.
Kearifan masyarakat dibidang pelestarian lingkungan ini mengalami degradasi setelah sebagian hutan yang dahulunya dijadikan KASASI dan SANGIA pengelolaannya diambil alih oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Kehutanan.Aturan-aturan adat yang sangat dipatuhi oleh masyarakat menjadi hilang akibat oknum aparat kehutanan yang sedianya menjaga kelestaraian hutan justeru mempretelinya untuk tujuan ekonomi.
Melihat ulah para oknum tersebut,masyarakat menjadi iri dan mulai ikut merambah hutan yang sebelumnya dijaga. Akibat dari itu terjadilah aksi ilegal loging secara besar-pbesaran yang dilakukan secara sinergis antaraaparat dan masyarakat di sekitar hutan.

Komentar Saya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s