MENGUAK SEJARAH TERLAHIRNYA KATA LAODE DAN WAODE BAGI MASYARAKAT JAZIRAH MUNA DAN BUTON


Hal 1 hal 2 hal 3 hal 4

Tag:, ,

9 responses to “MENGUAK SEJARAH TERLAHIRNYA KATA LAODE DAN WAODE BAGI MASYARAKAT JAZIRAH MUNA DAN BUTON”

  1. Idris Hasan says :

    Bagaimana anda dapat kaitkan kata ODE dg bahasa arab??? Padahal kata ODE sdh ada sebelum masuknya islam di pulau Buton. (Tabea) Wa Ode Wakaka merupakan raja pertama yg gunakann ODE dan saat itu Buton masih dalam bentuk kerajaan, so pastinya belum masuknya islam. Zaman raja Murhum baru berubah menjadi kesultanan dan raja Murhum menjadi sultan pertama Buton. Jadi penjelasan anda masih belum dapat diterima dengan akal bila dikaitkan dengan sejarah. Saran saya, cari tau lagi kapan kata ODE mulai ada, dimana dan siapa yg berikan. Sekedar info sbg acuan pencarian : Kata ODE berawal dari pangkuan/buaian dalam nyanyian “ODE ODE KU….. ODE ODE KU….. dst” sehingga ada yg disebut “MALAODE”. Bagi mereka yg LA ODE atau WA ODE, hati hati dalam berucap maupun berbuat serta mesti ketahui asal usul ODE dg benar dan kenali itu MALAODE karena bika tidak apessssss akan selalu menyertai anda. Wassalam.

  2. Muhammad Alimuddin says :

    penggunaan kata la ode didepan nama di kalangan bangsawan di kerajaan wuna peratama kali pada tahun 1625 oleh raja muna ke 11 la ode saaduddin. Pada masa pemerintah beliau pengaruh agama islam mulai mempengaruhi sistem pemerintahan kerajaan. Sedangkan di buton baru digunakan pada tahun 1824 raja/sultan pertama yg menggunakan kata la ode di depan namanya adalah laode muh. Aidrus sultan aidrus kaimuddin atau lebih dikenal dgn gelar oputa moko badiana. Beliau memerintah tahun 1824-1851. Berdasarkan fakta tsb. Apa yg di ungkap dlm artikel diatas kebenaranya dpt di terma’

  3. Robby kaimiddin says :

    Menurut saya udah agak jelas sejaranya islam yang dianut pada zaman kesultanan itu yakni para sultan lebih memperdalah islam tassauf. jadi kata LA dan WA di angkat dari sini awalnya dimana LA berasal dari LA ILLAH HAILLALLAH sementara WA berasal dari WAASHADUANA MUHAMMAD RASULULLAH karena didalam ilmu tassaf LA adalah laki-laki dan WA adalah perempuan sebagai mana nur allah dan nur muhammad, yang terkandung dalam kalimat ASHADUALLAH ILLAH HAILLALLAH WAASHADUANA MUHAMMAD RASULLULAH. jadi LA da WA disadang pada nama depan suku buton setelah mereka memeluk ajaran islah tama-tama oleh para agamawa maupun sultan. utuk lebih jelas mungki dapat kita lihat pada ajara ilmu tassaf.

    jadi inilah sudah jelas asal mualah awalan LA dan WA yang tersandang pada nama depan suku buton, bila dikupas lagi lebih panjang. dari kalimat inilah hingga sampai pada kesultanan terakhir tidak lagi ada wanita yang menjadi pemimpin di tanah buton bahkan prisiden wanita pun sangat ditantang di bumi indonesia.

  4. Japen Maulana says :

    coba ditinjau lagi,,, terkait dengan asal kata ode ? yang mana penulis sampaikan bahwa kata ode berasal dari bahasa arab,,, pertanyaannya bahwa kata dan bahasa ode sebagai bangsawan atau pejabat tersebut ada sejak zaman kerajanan atau kesultanan ???

  5. IBNU THAI MEONG says :

    ode berasal dari bahasa persia yg berarti terpuji, krn penyebaran islam di buton tidak bisa lepas dari peran bangsa persia, jika disusul khususnya di daerah buton, maka akan ditemukan 26 istilah yg berkaitan dg faham syiah itsna asyariayah. Contoh :
    1.Kaunta ompulu ruadalino: pegangan yg merujuk pada berpegang teguh pada 12 orang Imam dari keluarga kenabian (Q.Al ahzab 33:Ahlul baith Rasullullah s.a.w.).
    2.Kadiri yg selalu dirayakan tiap tahun khususnya didaerah buton Laporo adalah perayaan hari raya Al kgadir khum,yg bagi pengikut (syiah) ahlulbaith adalah dirayakan setiap tahun tgl 18 zulhizah,sebagai hari besar disempurnakan dan diridoiNya islam sebagai agama (Q.Almaidah:3)
    3.Sampua atau perayaan anak gadis yg telah dewasa yg siap dipingit, juga dirayakan oleh kaum syiah dengan nama taklif (wisuda taklif) perayaannya sama persis namun hanya diramu dengan adat lokal.
    4.Male-male yg bagi orang buton dulu biasanya dibacakan seperti syair kesedihan bagi orang yg mati, hal ini di syiah dikenal sebagai doa Kumail yg sebenarnya bukan untuk orang mati,tetapi sebuah doa yg panjang yg penuh ratapan kepada Alla s.w.t,dan dibaca setiap malam jumat.
    5.Kunu, bagi orang buton biasanya dirayakan dengan menyalakan lampu dimalam hari di jalan2, bagi orang syiah hal ini adalah perayaan hari kesedihan atas wafatnya Rasulullah s.a.w.
    6.Sara ompulu rua kaluluno; bagi orang buton dianggap sebagai penentu syariah pengganti rasullullah s.a.w.(hadis:Al ulama warisatul anbiya/para ulama adalah pewaris nabi) yg biasa disebut kabori panata.
    7.Wuta akopono (tanah segenggam): bagi tetua buton dulu hal ini memiliki makna sakral dan bagi kaum syiah juga demikian krn berhubungan dengan peristiwa asyuro pembantaian keluarga besar Rasul s.a.w. di karbala (baca: pembantaian Al Husain bin Ali bin Abu Thalib dari Fatimah binti rasul s.a.w.).
    8.Kawarande niburi:kain kafan yg bertulis,dimasyarakat buton dipakai,namun hanya orang2 pilihan tertentu dan sekarang sudah tidak diketahui umum. Nah bagi kaum syiah pada kain kafannya ada terdapat tulisan seribu asmaul husna yg rasul bersabda”barang siapa menggunakan kain kafan jausyan kabir maka si mayit akan dibebaskan dari siksa kubur, dst….)
    9.Lebe: dimasyarakat buton para ustad atau da’i biasa dipanggil LEBE, lebe berasal dari bahasa persia (Tolabah/talabeh/talebeh) yg berarti pelajar agama yg ditugaskan memperdalam agama islam dan menyebarkannya. Merekalah yg nantinya setelah mendapat prestasi yg mulia dimata agama dan masyarakat selanjutnya dipanggil ODE (orang terpuji atau mulia) krn ilmu dan akhlaknya yg mulia dan terpuji, kelak diantara yg telah mencapai tingkat ode akan dipilih yg terbaik untuk diangkat menjadi Imam (pemimpin agama) ditiap kampung/desa satu orang (Imam Desa) dst. dan untuk seluruh buton yg jadi pemipin tertinggi agama disebut Murhum (bahasa Persia: Pemimimpin).
    10.Murhum: Pada kesultanan buton hanya satu orang yg mencapai gelar Murhum,yaitu sultan pertama. Murhum berasal dari bahasa persia yg berarti pemimpin. Untuk di Iran hari ini dg bahasa persia resmi disebut Rahbar atau pemimpin besar yg dijabat oleh Ayatullah Ali Khamenei.
    11.Butun: memang berasal dari bhs arab,yaitu yg tersembunyi/perut/kandungan. dalam pemahaman syiah,sbb: Yang tersembunyi adalah Akal dan ilmu krn ia bukan materi,perut atau kandungan dimaknai mengandung ilmu. Ilmu dimaksud adalah Ma’rifatullah,ma’rifat nubuwah/kenabian dan ma’rifat Imamah/pemimpin spiritual. Mengenal tiga hal diatas baru disebut Butun. Dan pada saat masuk kedalamnya (islam) maka baru disebut al wilayah:maksudnya wilayah Ahlul baith Rasulullah s.a.w. di buton disebut wolio. Makanya hanya orang buton yg bertawasul dengan keberkatan tanah wolio,misalnya siosiomo kabarakatino wuta wolio,artinya semoga db keberkatan tanah yg berwilayah yaitu wilayah Allah,rasulNya dan para Imam Ahlul baith as.)
    12.Wolio :di buton banyak versi, tapi yg dapat dibuktikan secara ilmiah adalah berasal dari kata walayah/wilayah (bhs Arab dan persia ). Faham pemerintahan yg dianut masyarakat muslim syiah diseluruh dunia hingga hari ini adalah teokrasi dengan menyerahkan semua urusan pada hukum Islam. Wolio berarti pula pemerintahan orang2 yg berwilayah pada Ahlul Baith (Q.s.33:33).
    13. La dan wa adalah sebuah metode penyebaran islam para da’i di buton awal agar orang tak lupa dg sahadah dan sebagai simbol orang2 yg berwilayah dan bertauhid.
    14.Ma’taa :adalah upacara adat yg diselenggarakan tiap tahun oleh masyarakat buton laporo sekitarnya. Nah pada masyarakat Muslim syiah hal biasa pada ritual keagamaan diadakan ma’tal dan ma’tam,semacam syair duka dan pemujian pada keluarga besar Rasullullah s.a.w.
    15.Mia ngkaila-ila: Orang yang menghilang dan suatu saat nanti akan muncul. Hal ini pada muslim syiah disebut Al Ghoib/Al Muntazar/Al Mahdi, Al Qoim yg akan muncul pada saat Allah menghendaki.
    16.Kaunta adalino (yg satu): Pegangan yg satu,walaupun dimasyarakat buton telah mengalami pergeseran tafsir dan makna, namun tidak bisa lari dari akarnya yaitu sperti yang diyakini oleh muslimin syiah bahwa pegangan ada dua pertama Al Quran (pegangan satu) dan Ahlul Baith (12 orang keluarga nabi s.a.w.).lihat penjelasan kaunta ompulu ruadalino di atas.
    Penjelasan ini hanya garis besarnya saja.Menurut saya yg sedang melakukan penelitian ttg buton terkejut menemukan banyak hal yg belum terungkap selama ini, dan tidak bisa memahami buton tanpa memahami seluruh mazhab islam (enam mazhab islam). Buton sangat dipengaruhi mazhab islam syiah Itsna asyariah, maka sangat sulit untuk memahami seluruh yg ada dibuton tanpa memahami mazhab syiah itsna asyariah ini. termasuk sistem pemerintahannya yg adalah sistem syiah, krn itulah tak ada pangeran di buton, tetatapi dipilih dari kalangan ode (ulama terpuji). Ode tidak bisa diwariskan. Mari kita pelajari kebangsawanan buton (walaka,kaumu dll). Syiah yg dianut buton awal adalah seperti yg terdapat lebih 300.000.000. orang di Irak,Iran,Libanon,pakistan,afganistan,bahrain.kuwait,madinah,makah,mesir dll.di Indonesia menurut laporan tempo sekitar 4 jutaan atau kurang. demikian semoga berfanfaat. Aku adalah peneliti budaya,kepercayaan dan keagamaan di buton. Maaf hasil penelitian ini belum diterbitkan dan diprosentasekan, krn masih ada kendala dana. tentunya akan jadi bahan perdebatan filosofis dan ilmiah yg panjang, mohon maaf bukan maksud menyinggung siapapun tapi hal ini bangkit dari rasa cinta pada buton untuk mengetahui secara total dan sejujurnya. wassalam. telp.085247950812

  6. IBNU THAI MEONG says :

    Gelar kebangsawanan yg terlupakan pada masyarakat buton laporo adalah AWA, awa berasal dari kata awang pada gelar kebangsawanan melayu, namun terjadi pergeseran dialek pada masyarakat buton yg hanya disebut AWA. Lihat nama-nama tetua buton cia-cia laporo sampai sekitar tahun 1970 an. Diantaranya: Awa Lahe, Awa tamburu, Awa Sati, Awa Bande, Awa moicu, Awa ilala, Awa ‘Rapia, Awa Inulu dan lain-lain. Perlu penelitian panjang agar gelar warisan budaya ini tidak lenyap begitu saja. Pada masyarakat Melayu di malaisia,johor dan kalimantan timur, gelar Awang adalah suatu kebanggaan tersendiri.(Pemerhati Budaya dan keagamaan buton). Wslm.

  7. La Ode Muh Nuzul says :

    Pak Idris
    Tolong Di Bedakan Antara Islam Dan Agama Islam.

  8. sulaiman says :

    tolong tuliskan garis keturunan dari rasulullah di kerajaan buton

  9. La Ode M Nanang Pribadi Rere says :

    kata La Ode dan Wa Ode itu berasal dari .. krajaan muna.. bukn daru BUTON

Komentar Saya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s